GROSIR KAIN KATUN DAN RAYON DI BATANG 0812 9434 564

liariemart | November 18, 2019 | 0 | GROSIR KAIN

GROSIR KAIN KATUN DAN RAYON DI BATANG 0812 9434 564

CV  LIARIE RADHA KAYANA merupakan distributor Kain Katun dan Rayon melayani penjualan secara grosir & eceran terutama di Batang.

Ada beberapa jenis kain :

  • Katun seperti ( katun 30s, poplin, linen, spandex / stretch, canvas dan Batik ) ukuran lebar 115 Cm, 120Cm dan 150Cm.
  • Rayon jenis R1 dan R2 lebar 120 Cm dan 150 Cm.
  • Katun Modal bahan sprei lebar 240Cm – 250Cm yaitu bahan TC + Rayon. Melayani penjualan bahan textile printing dan polosan.
Kunjungan Ibu-ibi Kartika Candra Kirana showroom melihat dan membeli kain katun dan rayon juga lainnya.
Kunjungan ini melihat dan membeli hasil produksi kain katun dan rayon yang berada di showroom, untuk pembelian ada diruang yang sudah disiapkan. Showroom ini dipajang contoh hasil produksi sehingga para Tamu maupun pelanggan dapat melihat dan merasakan kualitasnya.

CV. LIARIE RADHA KAYANA Juga usaha konveksi yang secara khusus memproduksi Batik, KAOS POLOS dengan bahan Katun Combed 30S. Dalam memasarkan hasil produksinya, CV LIARIE RADHA KAYANA melayani pelanggan individu, reseller/distributor. Secara khusus melayani pelanggan perusahaan perusahaan di KAWASAN INDUSTRI BEKASI CIKARANG KARAWANG yang meliputi :

MM2100 Cikarang Barat, Jababeka Industrial Park , Bekasi International Industrial Estate (BIIE) / Hyundai Industrial Park, East Jakarta Industrial Park (EJIP) and Delta Silicon Industrial Park, Cikarang Techno Park, Kawasan Industri Greenland Deltamas, Kawasan Industri Terpadu China (KITIC), Karawang International Industrial City, Kawasan Industri Pupuk Kujang, Surya Cipta dan Bukit Indah Karawang.

Hasil inspect kain katun dan rayon
Kain sudah diinspeksi dan dikemas siap dikirim ke buyer

Dalam perkembangannya, CV LIARIE RADHA KAYANA sudah bisa memenuhi permintaan Kaos Polos ke kota-kota besar di Indonesia bahkan ke beberapa negara di Eropa, Amerika dan Asia.

GROSIR KAIN KATUN DAN RAYON DI BATANG 0812 9434 564

CV. LIARIE RADHA KAYANA merupakan distributor dan Toko kain Katun, Rayon, Batik printing bahan katun, bahan sprei dan Polosan. Usaha Konveksi yang sudah berdiri sejak tahun 2008 dan menjadi Mitra Binaan Dinas Industri Menengah (IKM) dari Dinas Perindustrian Kabupaten Bekasi Jawa Barat sejak tahun 2016.

CV. LIARIE RADHA KAYANA terpilih menjadi salah satu wakil Dekranasda Dinas Perindustrian Kabupaten Bekasi dalam Event Pameran di Palembang Sumatera Selatan 2018.

Beberapa alasan anda harus membeli Kain Katun, Rayon, Batik dan Kain Katun Modal Printing maupun Polosan di CV. LIARIE RADHA KAYANA :

  1. Kami menjual Grosir Kain katun, rayon, batik, sprei yang berkualitas diproduksi oleh perusaan textile besar dan ternama berada di Kawasan Industri Jababeka.
  2. Pengalaman menjadi distributor Kain Katun & Rayon sejak 2008.
  3. Kualitas produksi sudah tidak diragukan lagi didukung dengan mesin-mesin handal buatan Eropa an Asia dan sumber daya manusia yang mumpuni.
  4. Didukung perusahaan besar, kecepatan produksi membuat pemesan tidak nunggu terlalu lama ( bisa 1 minggu ) untuk dikim sampai ke pelangga.
  5. Bahan dibeli langsung dari Pabrik Textile besar dan ternama di Kawasan Industri Jababeka Cikarang.
  6. Design dengan motif2 terkini dan banyak pilihan. Bisa beli eceran maupun grosir.
  7. Kain yg kami sediakan sudah melalui penyortiran sehingga kualitas terjaga yang diakui oleh Pelanggan perusahaan di Tanah Abang, Bandung, Tasikmalaya, Tegal Gubuk dll.
  8. Harga murah dan berkualitas.
  9. Melayani pembelian offline maupun online.
  10. Melayani pembelian & pengiriman ke seluruh Indonesia.
  11. Bekerja sama dengan Perusahaan Jasa Kirim KGXpress milik Kompas Gramedia untuk pengiriman produk ke seluruh Indonesia.

Mulai tahun 2016, dengan dukungan oleh perusahaan mempunyai kapasitas mesin produksi yang lebih memadai, dengan tenaga kerja yg professional. Team marketing yang lebih profesional, serta garansi pengiriman produk lebih cepat & aman serta dukungan permodalan dari Bank Rakyat Indonesia Cabang Jababeka Cikarang Bekasi. CV LIARIE RADHA KAYANA sudah melayani permintaan Kain, Furniture , Konveksi, Tenda di seluruh wilayah di Kabupaten Bekasi, Karawang, Bekasi Kota, Depok, Bogor, Tangerang dan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.

GROSIR KAIN KATUN DAN RAYON DI BATANG 0812 9434 564

I. Proses Pembuatan kain.

  1. Proses spinning.

Pada proses spinning atau pemintalan mengubah serat kapas , rayon, viscose atau lainnya menjadi benang.

a. Kain Katun.

Untuk bahan katun adalah pengolahan kapas menjadi benang.

Kapas merupakan serat alam yang berasal dari serat tumbuhan tanaman kapas. Perlu dilakukan beberapa proses hingga menjadi kapas yang siap pakai. Proses tersebut merupakan pengolahan kapas menjadi benang yang disebut dengan proses spinning atau pemintalan.

b. Kain rayon dan viscose.

Rayon merupakan bahan tekstil selulosa jenis cellulosic filament (CF) yang diperoleh dari ekstraksi serat bubur kayu larut atau dissolving pulp.

Industri tekstil sebenarnya telah mengenal rayon sebagai sutra buatan.

Indonesia memiliki keunggulan komparatif dalam industri rayon, karena pohon yang menjadi bahan baku rayon hanya memerlukan 5 hingga 8 tahun untuk dipanen. Hal itu berbeda dengan pohon kayu di negara nontropis yang memerlukan 25 hingga 80 tahun untuk dipanen. Setelah dipanen, kayu tersebut diolah menjadi pulp, kemudian diolah kembali menjadi viscose.

Baik kain rayon maupun viscose, diproduksi dalam proses yang sama namun bahan yang digunakan berbeda. Rayon bisa dibuat dengan selulosa dari berbagai tanaman sedangkan viscose dibuat dari bubur kayu. Rayon atau Viscose merupakan salah satu bahan utama untuk pembuatan benang yang nantinya diproses menjadi kain lembaran menggunakan mesin weaving.

2. Weaving atau Penenunan.

Penenunan akan merubah benang hasil proses spinning atau pemintalan menjadi kain mentah. Kain mentah yang keluar masih berwarna kekuningan dan kaku. Hasil produksi proses tenun seringkali kali disebut grey atau greige

a. Kain Katun.

Katun memiliki karakteristik yang khas dengan ciri – ciri antara lain :

    • Bahan terasa dingin dan sedikit kaku.
    • Menyerap keringat.
    • Pakaian atau kain akan rusak bila direndam lebih dari 2 jam.
    • Noda dari makanan dan minyak akan mudah hilang dengan menggunakan detergent.
    • Bisa dicuci.
    • Rentan terhadap jamur.
    • Kain Katun jangan dibiarkan basah terlalu lama. Pada saat kain direndam ditambahkan satu sendok cairan pemutih (untuk satu baju) agar baju berwarna putih bertahan lama dan tidak kusam.

b. Bahan Rayon.

Rayon mempunyai karakteristik sbb:

Kelebihan seperti:

    • Lembut dan dingin ketika menyentuh kulit.
    • Bahannya jatuh, tidak kaku.
    • Kemampuan daya serap baik ( melebihin daya serap katun ), memudahkan proses pewarnaan dan pencetakan.
    • Noda dari makanan atau minyak akan mudah hilang dengan menggunakan diterjen.
    • Dengan kelenturan yang dimiliki, bahan viscose dapat didesain untuk berbagai model busana.
    • Serat kain rayon menghasilkan sirkulasi udara yang baik.
    • Sejuk dikulit sehingga nyaman dikenakan disegala suasana.

Kekurangan seperti:

    • Mudah kusut, supaya tidak mudah kusut, sa’at proses finishing berbarengan set lebar ditambahkan obat pelembut.
    • Daya tahan berkurang ketika dalam kondisi basah sehingga rentan robek.
    • Karena daya tahannya berkurang ketika basah, bahan viscose juga bisa menyusut atau menjadi melar.
    • Rayon viscose tahan terhadap panas setrika, tapi jika terlalu panas warna bisa berubah menjadi kuning. Sebaiknya saat menyeterika dibalik.

GROSIR KAIN KATUN DAN RAYON DI BATANG 0812 9434 564     

II. Proses Pretreatmen atau Persiapan.

1. Singeing ( Bakar Bulu ).

adalah proses membakar bulu-bulu yang ada dipermukaan kain maupun disela-sela rajutan hingga bersih. Bulu-bulu tersebut ditimbulkan karena adanya tegangan dan gesekan pada benang lusi ketika proses pertenunan. Pada proses produksi bulu-bulu ini sangat mempengaruhi mutu hasil produksi, baik untuk putihan, dyeing ( pencelupan ) maupun Printing.

Bulu-bulu kain yg dibakar melewati celah diantara 2 sikat lembut terlebih dahulu, agar bulu-bulunya berdiri pada sa’at melewati api. Pembakaran ini menggunakan api dari pencampuran udara dengan gas, tekanan gas antara 6 mBar s/d 18 mbar tergantung kecepatan kain yang lewat dipermukaan api. Sedangkan tekanan udara sekitar 80 mBar s/d 100 mbar. Kecepatan proses singeing 35m/menit s/d 130m/menit. Nyala api harus berwana biru kehijauan dan tajam. Api berwara kuning menghasilkan pembakaran kurang sempurna dikarenakan api tidak bisa menembus anyaman kain. Sehingga bulu-bulu itu akan muncul kembali pada proses berikutnya.

2. Desizing ( Penghilangan Kanji ).

Proses penghilangan kanji ( Desizing ) bertujuan untuk menghilangkan kanji yg terdapat dilembaran kain dari proses pertenunan. Kandungan kanji di serat kain sebagai penghambat proses pewarnaan. Kandungan kanji harus bersih dari serat kain agar bisa menyerap cairan atau zat warna dengan cepat. Proses produksi dyeing maupun printing, zat pewarna harus bisa terserap diserat kain dengan sempurna pada kecepatan sampai 60m/menit.

Kesimpulan Prosessingeing dan desizing.

Proses Singeing ( bakarbulu ) dan desizing ( penghilangan kanji ) merupakan proses semi kontinyu. Kain masuk  kemesin bakar bulu melalui sikat dilanjutkan pembakaran bulu lalu masuk larutan enzim dipad ( peras ) dan digulung pakai roll / dibatcher.  Batcher di bawa mesin pemutar lalu dibungkus plasti. Kemudian diputar ( dibacem ) dengan kecepatan 8 m/menit selama minimal 8 jam.

Proses membakar bulu;bulu kain mentah dan buang kanji
Proses celup reaktif di kain katun dan rayon menggunakan mesin CPB Kusters.

3. Proses Scouring dan Bleaching.

Keluar dari proses ini kain harus putih, tidak ada kotoran biji kapas, netral PH 7 – 8 dan mudah menyerap cairan dengan cepat dan rata. Proses Scouring & Bleaching kontinyu Menggunakan Mesin Benninger ( Prancis ). Yang diproses dimesin ini adalah jenis-jenis kain Cotton, CVC, TC dan katun modal.

Kesimpulan Proses Scouring dan Bleaching:

Tujuan kain harus putih bersih dari kotoran, dapat meyerap cairan dengan cepat.

Kesempurnaan hasil printing salah satu ditentukan oleh proses ini. Proses pretreatment sangat menentukan sekali hasil printing ataupun dyeing. Hasil proses kain tidak sesuai persyaratan RFP maupun RFD dipastikan hasil produksi printing ataupun dyeing gagal. Kegagalan proses ini tidak tampak mata. Dengan demikian operator harus uji penyerapan, lipatan permanen, bolong halus, biji kapas tidak hilang dll secara kontinyu setiap 15 menit.

4. Proses Mercerized dan Couticsize.

Tujuan Serat mekar dan tidak susut pada proses akhir.

Proses mercerized diperuntukan kain katun membetang lebar tanpa ada lipatan sa’at dicelupkan ke bak berisi NaOH 27⁰Be sd 32⁰Be kira-kira suhu 25⁰C. Kemudia diperas / dipres dengan 2 padder pickup 90% kemudian dilewatkan beberapa cylinder. Selanjutnya dicelup lagi dengan kandungan NaOH yang sama dan diipress lagi dengan pick up 100%.

Masuk ke tenter.

Keluar dari padder kain masuk ke tenter diseting selebar kain asal grey. Seperempat dari total panjang tenter disiram air panas merata selebar kain. Disemprotkan air panas dari bawah lalu divacum dari bawah agar kandungan NaOH dikain bersih bersama air tadi dan begitu juga selanjutnya sampai 3 vacum. Keluar dari tenter, masuk pembilasan di bak tertutup pertama dengan cara disemprot air dan dimasukan uap langsung. Kandungan NaOH diair bilasan tidak boleh lebih 5⁰Be. Menandakan cucian ditenter sudah memenuhi syarat bahwa sa’at kain ditarik lebar dan memanjang serat sudah mekar, hasilnya kain sudah tidak akan susut lagi. Setelah bak cucian pertama dicucian kedua sama dengann cucian pertama, disisni diharapkan kandungan NaOH sudah hampir bersih. Bak ke 3 masuk air asam dengan tujuan menurunkan kain yang basa sampai PH 7 ( netral ) dan bak ke 4 dan 5 pembilasan, selanjutnya keluar pengeringan.

Pada sa’at proses mercerize tidak boleh ada lipatan, bekas lipatan akan membekas garis-garis pada sa’at proses pewarnaan.

a. Tujuan Proses mercerized adalah sbb:

    • Penggelembungan serat kain akan meningkatkan daya serap terhadap zat warna.
    • Daya serap meningkat menjadikan zat warna terserap keseluruh serat kain dan warna menjadi solid.
    • Menambah kekuatan tarik kain.
    • Ukuran kain lebih stabil ( tidak banyak susut ).

b. Prosess cousticsize:

Pada proses ini, NaOH hanya 6⁰Be diperuntukan proses kain rayon. Hal ini jarang digunakan karena kain rayon sangat rapuh / gampang putus sa’at proses cousticsize.

Kesimpulan:

Hasil dari proses ini harus menghasilkan warna lebih tua, solid, karena proses ini tidak menaikan harga jual kain. melainkan sa’at proses printing dan dyeing zat warna terserap sempurna, hemat pemakain obat dan menghasikan produk yang berkualitas.

GROSIR KAIN KATUN DAN RAYON DI BATANG 0812 9434 564

III. Proses Printing dan Dyeing.

  1. Proses Printing Rotary.

Rotary Print  adalah suatu  proses pemberian pasta warna ditansfer menggunakan rotary screen sesuai design pada permukaan lembaran kain. Jumlah warna yang di cetak sama dengan jumlah screen yang digunakan, untuk motif karakter tertentu dalam 1 warna bisa lebih dari 1 screen. Misalnya:warna hitam dipakai blok dengan raster, terkadang harus dipisahkan karena keduanya membutuh tekanan rakel yang berbeda. Di mesin Rotary print  jumlah screen atau warna mencapai 16 warna tetapi pada umumnya hanya 12 screen. Memproduksi menggunakan mesin printing rotary  adalah dengan tujuan untuk produksi masal. Design yang akan diprinting ke kain harus memperhitungkan kemampuan mesin textile printing rotary.

Untuk mendukung proses printing meliputi persiapan pendukungnya.

  1. Design. Disisni gambar didesign atau ditrce sedemikian rupa agar bisa terapkan keproses prnting baik pemisahan warna maupun ukuran linkaran maupun lebar gambar. Design dibuat berupa file gambar untuk dikirim keproses Inkjet dan DLE rotary Engraver.
  2. File gambar yang ditranfer ke mesin sudah dipilah tiap warna ( tiap design terdiri dari beberapa warna ) Engraving dicetak dengan satu persatu kerotary screen. Proses pencetakan melalui penyinaran menggunakan sinar UV atau menggunakan tinta yang masing-masing mempunyai kelbihan dan kekurangannya. Dengan hasil akir screen yang telah terukir. Kemudian dilanjutkan, penyemprotan, pemanasan, pasang endring dan pemeriksaan yang siap dikirim ke proses printing.
  3. Color kitchen.
  4. Dilaboratorim pencarian resep warna menggunakan Color matching dari Macbeth. Selanjutnya dibuat pasta warna dan disablonkan kekain yang sama dengan kain yang akan diproduksi. Dilaboratorium pembuatan warna hanya sekala kecil.
  5. Didapur obat, resep warna yang sudah sesuai hasil dari laboratorium dibuat dengan sekala produksi mengikuti kebutuhan produksi dengan perhitungan open area, panjang dan lebar kain sesuai order yang diminta.
  6. Persiapan kain. Kain siap printing yaitu serat kain lurus dan tidak melenkung. Lebar kain diseting harus mengikuti area printing dan kering tetapi tetap dingin.

GROSIR KAIN KATUN DAN RAYON DI BATANG 0812 9434 564

Proses Fiksasi Printing Reaktif.

Warna utama tidak akan pudar ketika dicuci, yang hilang hanya zat pembantu proses printing.

Fiksasi zar warna reaktif menggunakan mesin Steamer Buatan Itali dan Belanda. Kain katun dan rayon umumnya proses reaktif. Mesin dipanaskan dengan uap langsung dan tidak langsung. Mesin dpanaskan sampai 102⁰C dengan jumlah uap sampai 1300 kg / jam. Uap tidak langsung untuk memanasin diding-dinding mesin atas, tempat kain masuk dan kain keluar, agar tidak terjadi tetesan. Uap langsung untuk proses fiksasi yaitu uap masuk keserat kain dan bereaksi. Kain proses printing reaktif diperkenankan masuk kedalam ruang mesin steamer bila temperature sudah mencapai 102⁰C. Proses fiksasi dibutuhkan waktu 7 – 8 menit didalam ruang. Kain yang keluar dari steamer seharusnya terasa lembab, menandakan proses sudah benar. Selanjutnya, kain katun dan rayon siap dicuci.

2. Proses dyeing ( pencelupan ) Katun dan Rayon.

Keunggulan Mesin CPB Kusters.

Menggunakan mesin CPB (Cold Pad Batch ) hight technology padder Kusters Jerman. Biaya proses produksi celup paling murah dan kualitas terbaik. Mesin ini menggunakan 2 swimming rol padder karet lembut. Hight Technolgy swimming rol memakai tekanan hydrolik dan pneumatic.

Proses pencelupan warna reaktif yang solid dari awal sampai ujung proses.

Tekanan padder kiri, tengah, kanan dikontrol dengan toleransi kecil. Pick up bisa sampai 65%,bila tekanan tidak sama bisa di setel, membuat hasil celupan rata ( tidak belang baik kanan, tengah dan kiri ). Dengan menggunakan mesin ini akan menghasilkan kualitas celupan sangat sempurna. Proses celup reaktif untuk kain katun dan rayon. Menggunakan abat celup larutan alkali dan larutan dyestuff. Perbandingannya 1:4 ( 1 Alkali dan 4 Larutan dyestuff ). Alkali dan dyestuff  dicampur ( menggunakan dosing pump bertekanan dibentukan kekupingan pipa ) menghasilkan campuran yang rata, homogen, 2 input keluar 1 output dan masuk kebak.

Kain RFD masuk kelarutan o bat dibak dan di press dengan padder kemudian masuk keroll batcher. Kapasitas batcher maksimum 2000 m agar waktu baching timenya tidak terlalu jauh antara bawah dan atas sehingga warna dari ujung awal sampai akhir sama.

Fiksasi celup reaktif.

Kain hasil proses CPB  diputar kira-kira  8 rpm. Lamanya pemutaran tergantung jenis dyestuffnya, yaitu antara 6 sd 24 jam agar fiksasi sempurna. Kemudian dilanjutkan ke pencucian. Proses celup CPB lebih ramah lingkungan, karena cairan langsung diserap ke kain dengan pick up 65%, dalam proses pencucian, lunturan dyestuff  sedikt sehingga air cucian tidak terlalu kotor.

Kesimpulan Proses dyeing:

Hasil dyeing dinyatakan sempurna bila warna solid. Warna sama dari awal sampai akir proses dan tidak ada bintik putih kekuningan akibat dari minyak binatang yg kena press saat proses celup. Ketika sedang proses, cacat celup tidak terlihat, akan terlihat setelah kering. Pencampuran alkali dan dyestuff harus benar  skala 1:4. Sa’at proses pencelupan pemakain obat harus dikontrol terus, takaran antara alkali dan dyestuff harus benar.

Proses celup reaktif di kain katun dan rayon menggunakan mesin CPB Kusters.
Proses dyeing reaktif cold pad batch pada kain katun dan rayon. Biaya produksi paling murah dan simple dibandingkan dengan proses celup lainya. Kelemahannya membutuhkan waktu fiksasi lama karena beacher diputar 8m/menit selama 6 sd 24 jam tergantung zat warna yang digunakan. Dengan menggunakan mesin CPB Kusters yg terkenal oleh 2 buah Swimming roll karetnya, bisa pick up 65% sehingga menghasikan produksi yang sempurna.

GROSIR KAIN KATUN DAN RAYON DI BATANG 0812 9434 564

IV. Proses Finishing dan Inspecting.

  1. Proses finishing.

Hasil harus lembut, empuk, berisi, tidak susut, lebar seragam dan tidat getas.

Untuk menghasikan produk yang berkualitas dan siap bersaing dipasaran maka proses finishing sangat menentukan. Kemudian harga harus bisa murah kualitas menjadi standard produksi. Pabrik tidak bisa lagi mengandalkan dengan menaikan harga meski kualitas terbaik. Harus berinopasi terus menerus menjaga biaya produksi tetap rendah. Pola lama primadonanya textile sampai tahun 1997 harus dirubah.

Ada dua proses finishing sbb:

a. Finishing cara Chamical.

Mesin Stenter ini digunakan untuk  proses seting finish menggunakan bahan chemical seperti resin finish berupa: bahan pelembut, penebal agar kain terasa berisi, lembut dan  tidak terkesan getas ( patah-patah ). Hasil proses finishing sususnan serat kain tidak boleh miring maupun melengkung dan lebarharus seragam sesuai peruntukannya.

b. Finishing cara mekanis.

menggunakan mesin sanforize dan Calender. Sanforize mengembalikan kontruksi awal setelah berubah akibat proses sebelumnya. Lembaran kain dipress dengan blanked ( rabber tebal ), hasilnya kain menjadi lembut dan tidak susut lagi ( standard toleransi susut ). Proses finishing menggunakan mesin Calender dengan cara kain dipress oleh 2 atau 3 rol. 1 roll dipanaskan sampai temperatur sesuai kebutuhan tingkat efek mengkilapnya dan 1 atau 2 roll teplon. Kedua rol ini ada sedikit perbedaan kecepatan antara rol teplon dan rol staileessteel. Rol stainlessteel dipanaskan dan menghasikan kain menjadi lembut dan mengkilap efec strika.

Kesimpulan:

Semua proses ini menentukan kualitas hasil produksi. Bukan hanya hasil produksi yang baik saja tapi ada tuntutan proses yang efisien segala hal, agar pelanggan tetap setia menikmati hasi produksi yang berkualitas dan lebih kompetitip.Tinggalkan pola lama yang poya dan tetap untung besar, sudah tidak bisa dipertahankan lagi cara tersebut. Kala itu textile jadi produk primadona jadi tidak ada masalah.

Kami sebagai distributor kain textile dari perusahaan ternama maka kami siap bersaing dengan distributor lainnya. Kualitas dan harga lebih murah menjadi andalan kami, karena kami menemukan cara produksi yang efisien.

2. Proses inspection dan rolling.

Hasil produksi yang dikirim ke buyer harus memenuhi persyaratan permintaan buyer.

Proses inspection dan roling akhir dari proses produksi. Semua hasil produksi akan dipilah beberapa kategori a,b dan c, sisanya berarti kelebihan produksi. Jumlah kombinasi lebih dari toleransi, Selisihnya dinamakan jablak. Hasil produksi cacat melebihi ketentuan, tidak layak dikirim pemberi order. 

GROSIR KAIN KATUN DAN RAYON DI BATANG 0812 9434 564

V. Kesimpulan hasil produksi:

Dengan urutan dan persyaratan semua proses diatas akan menghasikan produk textile yang sangat sempurna. Alur proses tersebut diatas tidak dimiliki oleh semua pabrik textile. Hanya pabrik textile besar yang memilik kelengkapan seperti diatas. Persyaratan proses dijalankan dengan konsistem akan menghasikan produk yang berkualitas. Pross finishing menggunakan dua cara yaitu dengan kimiawi dan mekanis membuat hasil maksimum.

VI. Pemasaran

Dengan pertimbangan proses tersebut diatas, melihat kelengkapan mesin-mesin proses produksi yang berteknologi Eropa dan Asia.  Didukung ole operator berpengalaman dan management satu visi, misi dengan sasaran kualitas dan kuantitas. Kantitas akan mempercepat hasil produksi dan biaya produksi menjadi lebih murah. Kualitas produksi yang didukung mesin-mesin yang mumpuni maka akan menghasilkan warna cerah, tidak luntur, lembut, empuk, berisi, edek strika, bahan mudah menyerap keringat dan adem digunakannya. Dengan demikian maka CV. LIARIE RADHA KAYANA memutuskan membeli kain katun dan rayon baik motif maupun polosan dari perusahaa besar dan ternama didunia textile yang terletak di Kawasan Industri Jababeka.

GROSIR KAIN KATUN DAN RAYON DI BATANG 0812 9434 564

Ketentuan Order:

  1. Order Printing baru minimal  6000 yard per design.
  2. Order 5000 yard perkombinasi mendapat potongan harga.
  3. Design original di trace terlebih dahulu untuk pemisahan warna dan sesuaikan ukuran proses printing.
  4. Ketentuan pembayaran diatur sesuai ketentuan pembelian.
  5. Harga berlaku sa’at perjanjian order disepakati.
  6. Ongkos pengiriman dibebankan ke pembeli.

LAYANAN PENJUALAN GROSIR KAIN KATUN DAN RAYON DI batang :  CV. LIARIE RADHA KAYANA Jl. Tropika VI/B1/35 Kawasan Industri Jababeka Cikarang Bekasi Jawa Barat Indonesia — Sugeng : 0812 9434 564  untu partai besar rol-rolan ke  Agustri: 0852 8070 4112 Rekening Bank: LIARIE RADHA KAYANA, BRI Cab Jababeka Cikarang, No Rekening : 1165 0100 0364 306.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

AGEN PROPERTI LAVANYA HILLS RESIDENCES 0812 8899 0018

Recent Posts

Call Now Button
Shares

Customer Hot;ine

error: Content is protected !!